Cari Blog Ini

Adsense Indonesia

Mengenai Saya

Foto saya
sleman, yogyakarta, Indonesia
saya membuat blog ini hanya sebagai pembelajaran saya selama kul... ap yg saya dapatkan akan saya tulis disini... semoga bermanfaat..

Selasa, 22 Maret 2011



WASPADAI PENYAKIT KENCING TIKUS DI MUSIM PENGHUJAN
Selasa, 14 September 2010

Selama musim penghujan seperti saat ini, masyarakat menjadi rawan terjangkit berbagai macam penyakit. Genangan air yang timbul akibat hujan akan semakin menyuburkan perkembangbiakan sejumlah virus dan bakteri. Salah satu penyakit yang harus diwaspadai adalah leptospirosis atau penyakit kencing tikus.
Leptospirosis adalah salah satu jenis penyakit yang disebabkan oleh kuman leptospira. Kuman ini berwujud spiral yang terdapat pada air seni (kencing) hewan seperti tikus (mayoritas), sapi, kambing, anjing, babi dan lain-lain. Penyakit ini sangat berbahaya karena bersifat zoonosis, artinya selain dapat menyerang hewan juga dapat menyerang manusia.
Sejauh ini tikus adalah reservoir (sumber) dan sekaligus penyebar utama penyakit leptospirosis. Sedangkan untuk jenis hewan lain seperti sapi, kambing, domba, kuda, babi, juga dapat menularkan leptospirosis ke manusia, namun tidak sehebat tikus.
Leptospirosis juga biasa disebut dengan penyakit demam banjir, meski sebenarnya bisa saja muncul di musim kemarau. Namun saat musim penghujan tiba, kemungkinan orang untuk tertular penyakit ini lebih besar. Hal ini disebabkan bakteri leptospira yang berasal dari hewan bisa mengendap di tanah dan bertahan sampai hitungan bulan. Begitu ada banjir, bakteri yang mengendap di dalam tanah terbawa air dan menempel di lantai, dinding, perabot, dan benda-benda yang terkena banjir.
Penyebab lain, ketika banjir penyakit leptospirosis lebih mudah berjangkit karena sarang-sarang tikus menjadi terendam. Tikus pun akan segera mencari tempat yang aman. Pada saat tikus-tikus mengungsi, kandung kemihnya yang lemah membuat urine lebih mudah berceceran di berbagai tempat.
“Masyarakat yang tinggal di daerah pesisir atau daerah yang rawan banjir sangat rentan terkena serangan penyakit leptospirosis. Bentuk penularan sebenarnya juga bisa dari gigitan hewan pengerat ini. Karena pernah ada kasus kematian akibat gigitan tikus pada manusia,” ujar dr Rumi Sekarsati, spesialis penyakit dalam dari Rumah Sakit Orthopedi Surakarta.
Menurut dokter yang akrab di sapa Rumi ini, manusia dapat terinfeksi leptospira melalui kontak dengan air, tanah atau tanaman yang telah dikotori oleh air seni hewan penderita leptospirosis. “Bakteri dapat masuk ke dalam tubuh manusia melalui selaput lendir (mukosa) mata, hidung, kulit yang lecet atau makanan yang terkontaminasi oleh urine hewan terinfeksi leptospira dengan masa inkubasi selama 4 hingga 17 hari. Namun rata-rata 10 hari,” papar Rumi.
Sulit Didiagnosis
Gejala orang yang terkena leptospirosis dapat dilihat dari tanda-tanda yang dikeluhkan seperti tubuh menjadi demam tinggi naik turun, nyeri di bagian mata dan kepala, mual, muntah, hilang nafsu makan, serta menggigil. “Penyakit ini sulit didiagnosis karena memiliki gejala yang mirip dengan demam lainnya. Namun ada gejala yang khas untuk mengetahuinya yaitu mata menjadi kuning sampai dengan oranye (conjutiva suffusion), warna air kencing seperti teh, dan yang paling membedakan adalah adanya nyeri pada bagian sekitar paha dan betis jika ditekan,” terang Rumi.

Pemeriksaan untuk mendeteksi kuman leptospira di dalam tubuh akan lebih akurat jika dilakukan pengujian di laboratorium dengan melakukan pemeriksaan urine pada mikroskop medan gelap. Jika dari hasil pemeriksaan ditemukan kuman leptospira pada air seni maka dapat di pastikan telah terjangkit kencing tikus. Penderita yang dalam kondisi sangat parah jika tak segera ditangani akan mengakibatkan kerusakan jaringan hati bahkan bisa menyebabkan gagal ginjal.
Sebagai bentuk pencegahan Rumi menyarankan, biasakan memakai pelindung, seperti sarung tangan karet sewaktu berkontak dengan air kotor, pakaian pelindung kulit, beralas kaki, memakai sepatu bot, terutama pada luka, borok, atau eksim. Biasakan pula untuk membasuh tangan sehabis menangani hewan, ternak, atau membersihkan gudang, dapur, dan tempat-tempat kotor. “Tempat-tempat yang kemungkinan bisa dijadikan sarang tikus, segera dibersihkan agar bakteri leptospira yang mematikan tidak berkembang biak. Atau dapat pula dengan melakukan pengendalian perantara leptospira misalnya dengan memasang racun dan jebakan tikus,” imbaunya

Sabtu, 12 Maret 2011

MU vs ARSENAL 13 march 2011 2-0


Hasil Pertandingan Manchester United vs Arsenal Piala FA 13 Maret 2011
Manchester United memastikan diri melaju ke semifinal Piala FA usai menundukkan Arsenal. Tampil dengan formasi tak lazim di awal laga, MU menang dengan skor 2-0.

Pada pertandingan yang dihelat di Old Trafford, Minggu (13/3/20110) dinihari WIB, MU yang tampil dengan tujuh orang pemain yang berposisi asli sebagai bek, tampak bermain rapat dan sesekali mengandalkan serangan balik cepat.

Taktik itu terbukti ampuh jika melihat gol yang terjadi ke gawang Arsenal. Serangan yang dibangun oleh Rafael da Silva dari tengah lapangan dilanjutkan oleh Fabio yang ada di sisi kanan. Fabio kemudian memberikan bola kepada Wayne Rooney yang ada di depan kotak penalti Arsenal.

Lewat satu operan lob, Rooney memberikan umpan kepada Javier Hernandez, yang kemudian diteruskan oleh nama terakhir dengan sundulan. Usaha Hernandez masih bisa ditepis oleh Manuel Almunia, namun bola muntah langsung disambar oleh Fabio. Gol! MU unggul 1-0 lewat sebuah pergerakan yang bagus.


Fabio yang mengubah kedudukan menjadi 1-0.

Arsenal sendiri bukannya tanpa peluang. Malahan mereka tampil dengan memenangi pengusaan bola di babak pertama ini--unggul perbandingan 60:40.

Pada menit 23, Robin van Persie melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti. Tapi Edwin Van der Sar masih bisa menepis dan kemudian menjinakkan tendangannya.

Begitu pula dengan sepakan Abou Diaby empat menit setelahnya. Bola sempat membentur kaki bek MU, tapi lagi-lagi Van der Sar masih bisa menangkapnya.

Semenit menjelang turun minum, Samir Nasri melakukan tusukan dari sisi kanan pertahanan MU dan melepaskan tendangan terarah ke tiang dekat. Hasilnya? Van der Sar kembali dengan sigap berhasil menangkapnya.

Babak pertama pun berakhir untuk keunggulan The Red Devils.

Arsenal langsung menekan begitu babak kedua dimulai. Laurent Koscielny mendapatkan peluang emas. Ia melepaskan sebuah tendangan dari dalam kotak penalti, tapi Van der Sar kembali menunjukkan ketangguhannya dengan menepis sepakan bek Arsenal itu.

Andrei Arshavin pun tak ketinggalan. Setelah menggiring bola sejenak, ia melepaskan tendangan ke arah gawang MU. Kali ini, bola mengarah tepat ke pelukan Van der Sar.

Terus menyerang, Arsenal akhirnya malah kebobolan lagi. Pada menit 49, sebuah serangan balik diakhiri oleh Rafael dengan umpan kepada Hernandez yang berada di depan gawang Arsenal. Bola berhasil dihalau oleh bek Arsenal, tapi malah mengarah kepada Rooney.


Lewat sebuah sundulan, Rooney pun memaksa Almunia memungut bola dari gawangnya lagi.

Van der Sar kembali menunjukkan ketangguhannya di menit 56. Sepakan voli Nasri, yang menyambar bola hasil buangan, masih bisa ditepisnya. Kiper asal Belanda ini tampak memberikan rasa aman kepada klubnya.

Satu lagi peluang mentah di tangan Van der sar ketika Marouane Chamakh melakukan sundulan terarah dari jarak dekat pada menit 75. Meski sudah berusia 40 tahun, reaksi mantan kiper Juventus dan Fulham itu masih prima. Sundulan Chamakh berhasil ditepisnya.


Laga pun akhirnya berakhir dengan kedudukan 2-0 untuk kemenangan MU.

Susunan Pemain

Manchester United: Van Der Sar, Rafael (Giggs 64), Smalling, Vidic, Evra (Scholes 80), Fabio (Valencia 46), Brown, O'Shea, Gibson, Rooney, Hernandez.

Arsenal: Almunia, Sagna, Djourou, Koscielny, Gibbs; Diaby (Ramsey 72), Denilson (Chamakh 59), Nasri, Wilshere, Arshavin (Rosicky 72), Van Persie.

Gambar-gambar Unik Bukan Porno.


sepeda sexy...



Ampun Dek...?



cafe jaman sekarang..

by: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=7423070

KORUPSI INDONESIA



Pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Mafia Hukum oleh Presiden SBY merupakan langkah berani dan sekaligus menyiratkan pengakuan keberadaan organisasi mafia hukum dalam praktik sistem peradilan pidana selama 65 tahun kemerdekaan Indonesia.
Tapi,Kok gak ada perubahan yang nyata ya...?
malahan satgas malah terkait korupsi..
sampai kapan korupsi di indonesia akan terjadi?
semoga indonesia bersih dari korupsi dan bisa menjadi negara yang maju.
semoga para pemimpin kelak menjadi pemimpin yang selama ini kita rindukan.
AMIN.

JAKET ONLINE 70 rbuan

JAKET ONLINE
70 ribuan.
KLIK dibawah ini.



BISNIS CARA MUDAH MENDAPATKAN UANG DENGAN INTERNET

MAU DAPAT UANG DENGAN MUDAH..
KLIK link http://adsensecamp.com/index.php

Adsense Indonesia
SEGERA DAFTAR...!!!

Jumat, 11 Maret 2011

Mau Pesan Pakaian2 yang KEREEEN????


nih FB nya facebook.com/deweteb
email nya dewete@rocketmail.com



KALAU BERMINAT FOLLOW BLOG INI...
nih FB nya facebook.com/deweteb
email nya dewete@rocketmail.com

_THE AGE Pernah Bikin Panas MALAYSIA

Philip Dorling Juga Pernah Bikin Panas Pemerintah Malaysia
Jumat, 11 Maret 2011 | 10:34
Tulisan Philip Dorling mengenai pemerintah Malaysia [google] Tulisan Philip Dorling mengenai pemerintah Malaysia [google]
[























SYDNEY] Philip Dorling sang penulis artikel yang menjadi tajuk utama di Koran The Age yang menuding Presiden RI menyalahgunakan kekuasaannya pada edisi Jumat, 11 Maret ini, ternyata juga pernah membuat Pemerintah Malaysia kebakaran jenggot. Ia juga membuat headline di koran yang sama untuk edisi akhir pekan 12 Desember 2010 lalu dengan tulisan yang menuding kalau Pemerintah Malaysia berada di belakang tuduhan sodomi yang dilakukan tokoh oposisi Anwar Ibrahim.

Kasus itu sendiri kini sudah memasuki tahap pengadilan. Siapa sih Philip Dorling yang bikin heboh Indonesia ini? Ia merupakan penulis dan juga  koresponden untuk The Canberra Times untuk urusan pertahanan nasional. Ia juga merupakan dosen tamu di Akademi Angkatan Pertahanan Australia.  

Ia menyelesaikan gelar doctor di Universitas Flinders di Australia selatan, dan sempat bekerja di Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia pada 1992. Awalnya ia merupakan seorang sejarawan, namun kemudian diminya bantuannya sebagai penasihat Laurie Brereton, juru bicara urusan luar negeri Partai Buruh Australia pada 1996.

Dorling terus membantu Brereton terutama untuk urusan kebijakan yang berkaitan dengan kebijakan Indonesia dan Timor Timur (Timor Leste, Red). Pada 16 September 2000, kediaman Dorling pernah digeledah polisi federal Australia, dimana ia dituduh membocorkan informasi rahasia mengenai Timor Timur kepada media. [L-9]

_THE AGE vs SBY

Koran The Age : Yudhoyono Melakukan 'Abused Power'

Jumat, 11/03/2011 17:51 WIB | email | print

Kunjungan wakil presiden di Australia minggu ini tidak menyenangkan. Ia disuguhi dengan headline (berita utama) dari koran The Age yang berjudul "Yudhoyono kekuasaan disalahgunakan ' (abusee power).
Koran The Age edisi Jumat, 11 Maret 2011 melaporkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyalahgunakan kekuasaan (abused power). Tidak hanya itu, surat kabar yang mengambil berita dari bahan kawat diplomatik Wikileaks, juga mengekspos berita penting yaitu SBY korupsi.
Koran The Age seperti yang dikutip oleh AFP, yang menggunakan kawat diplomatik Wikileaks, mengatakan SBY telah secara pribadi melakukan campur tangan dan mempengaruhi jaksa dan hakim untuk melindungi para pemimpin politik yang terlibat dalam korupsi. SBY juga disebutkan menggunakan intelijen negara untuk memata-matai lawan politiknya.
Kawat diplomatik Wikileaks itu juga mendapatkan informasi rinci bagaimana mantan "pejabat" untuk membayar jutaan dolar untuk mengendalikan partai terbesar di Indonesia pada saat itu. Kabel juga mengatakan istri presiden dan keluarganya untuk memperkaya diri melalui koneksi politik.
Tulisan di koran The Age itu telah menimbulkan berbagai perdebatan diskusi tentang kebenaran informasi yang bersumber dari kawat diplomatik Wikileaks. Berita itu telah menimbulkan perdebatan panas di negeri ini. (mnh/ta).

Lestarikan Bumi Kita: Berita Tsunami Jepang 2011 | Update Gempa ...

Lestarikan Bumi Kita:
Berita Tsunami Jepang 2011 | Update


Gempa ...
: "Berita Tsunami Jepang 2011 | Update Gempa bumi dahsyat berkekuatan 8,8 terjadi di lepas pantai di Jepang timur laut, Jumat (11/3/20..."

Berita Tsunami Jepang 2011 | Update



Gempa bumi dahsyat berkekuatan 8,8 terjadi di lepas pantai di Jepang timur laut, Jumat (11/3/2011). Gempa tersebut menguncang bangunan-bangunan di ibu kota Tokyo, menyebabkan "banyak orang terluka", serta setidaknya satu kebakaran dan memicu peringatan tsunami hingga ketinggian 10 meter. Demikian lapor televisi NHK dan saksi.

Sebuah tsunami setinggi 50 cm menghantam pantai utara Jepang. "Bangunan ini berguncang untuk waktu yang terasa lama dan banyak orang di ruang berita meraih helm mereka dan beberapa masuk ke bawah meja," kata koresponden Reuters, Linda Sieg. "Mungkin ini gempa yang terburuk yang saya rasakan sejak saya datang ke Jepang lebih dari 20 tahun lalu. "

Gempa yang berpusat 373 km dari Tokyo ini juga menyebabkan warga Tokyo panik. Orang kantoran berhamburan semua, keluar dari gedung. Sedangkan yang berada di Disneyland dievakuasi.

Orang Indonesia yang berada di Disneyland menyatakan, jalanan di kawasan itu meregang, aspal terkelupas dan tiang listrik ambruk. Sungguh horor!



Nantikan perkembangan berita tentang gempa besar dan tsunami di jepang melalui BlakblakanNEWS....

Update: Tsunami dari jepang bisa saja berdampak ke negara lain seperti Wilayah INDONESIA bagian TIMUR. Untuk itu berhati-hatilah.....

APA KABAR BUMI KITA?

Apa Kabar, Bumi ??

Jika kita ditanya apa kabar? tentu kita akan menjawab, "baik-baik saja" jika memang keadaannya baik dan "tidak begitu baik" jika sedang dalam keadaan yang tidak baik. Lalu, bagaimana jika kita bertanya hal tersebut kepada Bumi yang kita pijak ini? Maka bumi pun akan menjawab melalui fenomena-fenomena alam yang telah dan sedang terjadi. Seperti yang sudah kita ketahui bumi memang sedang dilanda isu pemanasan global, ternyata sekarang bukan hanya sekedar isu dan dampaknya pun sedikit-banyak sudah kita rasakan. Maka sayangilah bumi ini layajnya kita menyayangi keluarga dan orang-orang di sekitar kita, tentu kita akan menjaga, membantu dan melindungi mereka agar selalu dalam keadaan baik, begitupun kepada bumi ini kita membutuhkan bumi untuk tempat berpijak maka kita harus bersama-sama menjaganya agar keadaannya tidak semakin buruk.

"Pemanasan Global sudah hampir diambang batas, jika tidak ada tindakan berarti sebelum tahun 2012, maka akan diperkirakan terlambat" - Global Warming Scientist

little things do matter

1. Tidak menancapkan colokan listrik walaupun ketika alat elektronik itu dimatikan berarti menghemat 40-50% biaya listrik yang harus orang tua kita bayarkan tiap bulannya. Dan berarti pula, mengurangi panas yang timbul dari alat elektronik yang berujung pada pemanasan global.

2. Mengurangi penggunaan kantong plastik karena kantong plastik butuh waktu 1000 tahun untuk terurai di TPA (tempat pembuangan akhir). Sekitar 300 juta buah kantong plastik dibuang tiap tahunnya di Indonesia. Belum lagi yang dibuang di sungai belakang rumah dan tempat-tempat yang tidak semestinya.

3. Mengurangi penggunaan kertas. Dari 10kg kertas koran yang siap di jual di loakan itu membutuhkan 1 pohon yang butuh waktu 10 tahun untuk jadi besar. Bayangkan yang terjadi dengan ilegal logging. Berapa banyak pohon tertebang? Bayangkan bagaimana mereka membuat bumi ini makin panas?

4. Mengurangi konsumsi air kemasan. Setiap pembelian 1 liter air mineral di supermarket sama dengan membeli 5 liter air. Karena di pabrik, untuk mendinginkan botol plastik panas yang baru dicetak, membutuhkan 5 liter air. Kode botol apa yang aman digunakan sebagai botol air? Lihat tanda dibawah botol, cari nomor 2,3 atau 4, selain nomor itu, mereka tidak aman karena sama aja kamu makan plastik.

5. Mengurangi penggunaan tisue. Tisue yang sudah di pakai itu tidak bisa didaur ulang (recycle). Begitu juga karton-karton yang bekas kena minyak, makanan, kue, minuman, itu semua pemborosan, yang mau tidak mau tanahlah yang harus merecycle. Perkiraan orang memakai tisue 6 tissue sehari. 2.200 biji/tahun. Berarti sekitar 44 MILIAR tissue seluruh Indonesia pertahun. Apabila kita menghemat 1 lembar tiap harinya, berarti kita mengurangi sampah kertas sebanyak 7 MILIIAR tissue pertahun.

6. Mengurangi penggunaan struk ATM? Misalnya untuk pengguna BCA bisa ambil uang tanpa struk, atau lebih cerdas lingkungan lagi, transfer lewat Internet banking atau mobile banking. 8 MILIAR kali transaksi di ATM yang mengeluarkan kertas struk tiap tahunnya yang merupakan salah satu sumber sampah terbesar di dunia. Kalau selama setahun orang transaksi tidak pakai struk, itu akan menghemat satu roll besar kertas yang mampu melingkari garis equator sampai 15 kali.tre
(sumber: jelajahunik.blogspot.com)

Jumat, 10 Desember 2010

BAKU MUTU LINGKUNGAN

Baku Mutu Lingkungan (BML)

Definisi Baku Mutu Lingkungan (BML)
Semua kegiatan ataupun aktifitas manusia baik itu yang berhubungan dengan dunia industri, pekembangan penduduk, kemajuan teknologi maupun kegiatan ekonomi hampir bisa dipastikan akan menghasilkan limbah. Keadaan ini lambat laun akan menyebabkan penumpukan limbah yang berakibat munculnya dampak negative bagi kehidupan. Oleh karenanya dibutuhkan standar tertentu untuk mengeliminir jumlah buangan limbah terhadap lingkungan, yang kemudian dikenal dengan istilah Baku Mutu Lingkungan (BML).
Adapun pengertian baku mutu lingkungan adalah batas /kadar maksimum suatu zat atau komponen dari kegiatan manusia atau proses alam yang diperbolehkan berada pada suatu lingkungan agar tidak menimbulkan dampak negative.
Dasar hukum baku mutu lingkungan terdapat dalam UU No.4 Thn 1982 pasal 15 yang berbunyi sebagai berikut:
“ Perlindungan lingkungan hidup dilakukan berdasarkan baku mutu lingkungan yang diatur dengan peraturan perundang-undangan”.
Fungsi Baku Mutu Lingkungan
Adapun fungsi dari Baku Mutu Lingkungan diantaranya :
  1. indikator/ petunjuk yang menyatakan bahwa suatu lingkungan tercemar
  2. Hubungan BML terhadap nilai ambang batas yakni batas daya dukung , daya toleransi atau kemampuan lingkungan.
  3. Lingkungan yang tercemar jika kondisi suatu lingkungan telah melewati nilai ambang batas yang telah ditentukan
  4. Sebagai penilai bahwa lingkungan telah mengalami pencemaran.
Sistem Baku Mutu Lingkungan
Sistem baku mutu lingkungan (SBML) dipergunakan sebagal instrumen untuk mengetahui apakah telah terjadi pencemaran dari suatu kegiatan industri. SBML sendiri secara umum dibagi menjadi dua :
  1. Effluent Standard, merupakan kadar maksimum limbah yang diperbolehkan untuk dibuang ke suatu lingkungan.
  2. Stream Standard, merupakan batas kadar untuk sumberdaya tertentu, seperti Sungai, danau, atau bendungan. Sedangkan kadar yang ditetapkan disesuaikan dengan peruntukanya.
Baku Mutu berdasarkan Keputusan Meneg Kependudukan Lingkungan Hidup
Menteri Negara Kependudukan dan Lingkungan Hidup dalam keputusannya No. KEP-03/MENKLH/II/1991 telah menetapkan baku mutu air pada sumber air, baku mutu limbah cair, baku mutu udara ambien, baku mutu udara emisi dan baku mutu air laut.
1. Baku mutu air pada sumber air, adalah batas kadar yang diperbolehkan bagi zat atau bahan pencemar terdapat dalam air, namun tetap berfungsi sesuai dengan peruntukannya.
2. Baku mutu limbah cair adalah batas kadar yang diperbolehkan bagi zat atau bahan pencemar untuk dibuang dari sumber pencemaran ke dalam air pada sumber air, sehingga sehingga tidak meyebabkan dilampauinya baku mutu air.
3. Baku mutu udara ambien adalah batas kadar yang diperbolehkan bagi zat atau bahan pencemar terdapat di udara, namun tidak menimbulkan gangguan terhadap mahluk hidup, tumbuh-tumbuhan dan atau benda.
4. Baku mutu udara emisi adalah batas kadar yang diperbolehkan bagi zat atau bahan pencemar untuk dikeluarkan dari sumber pencemaran ke udara, sehingga tidak mengakibatkan dilampauinya baku mutu udara ambien
5. Baku mutu air laut adalah batas atau kadar mahluk hidup, zat, energi, atau komponen lain yang ada atau harus ada, dan zat atau bahan pencemar yang ditenggang adanya dalam air laut.
Beberapa baku mutu jenis limbah anorganik pada air minum
Kadmium dalam satuan mg/Liter kadar maksimum yagn diperbolehkan 0,003
Boron dalam satuan mg/Liter kadar maksimum yagn diperbolehkan 0,3
Arsenik dalam satuan mg/Liter kadar maksimum yagn diperbolehkan 0,01
Air raksa dalam satuan mg/Liter kadar maksimum yagn diperbolehkan 0,001
Timah dalam satuan mg/Liter kadar maksimum yagn diperbolehkan 0,01
Nikel dalam satuan mg/Liter kadar maksimum yagn diperbolehkan 0,02
Flourida dalam satuan mg/Liter kadar maksimum yagn diperbolehkan 1,5

Rabu, 08 Desember 2010

HUJAN ASAM,Pembentukan.

majarimagazine-rainHujan yang normal seharusnya adalah hujan yang tidak membawa zat pencemar dan dengan pH 5,6. Air hujan memang sedikit asam karena H2O yang ada pada air hujan bereaksi dengan CO2 di udara. Reaksi tersebut menghasilkan asam lemah H2CO3 dan terlarut di air hujan. Apabila air hujan tercemar dengan asam-asam kuat, mak pH-nya akan turun dibawah 5,6 maka akan terjadi hujan asam.
Hujan asam sebenarnya dapat mencegah global warming, gas buang seperti SO2 penyebab hujan asam mampu memantulkan sinar matahari keluar atmosfer bumi sehingga dapat mencegah kenaikan temperatur bumi. Akan tetapi, efek samping dari hujan asam menghasilkan kerusakan lingkungan yang lebih parah dibandingkan global warming. Sebenarnya “hujan asam” merupakan istilah yang kurang tepat untuk menggambarkan jatuhnya asam-asam dari atmosfer ke permukaan bumi. Istilah yang lebih tepat seharusnya adalah deposisi asam, karena pengendapan asam dari atmosfir ke permukaan bumi tidak hanya melalui air hujan tetapi juga melalui kabut, embun, salju, aerosol bahkan pengendapan langsung. Istilah deposisi asam lebih bermakna luas dari hujan asam.

Sejarah

Fenomena hujan asam mulai dikenal sejak akhir abad 17, hal ini diketahui dari buku karya Robert Boyle pada tahun 1960 dengan judul “A General History of the Air“. Buku tersebut menggambarkan fenomena hujan asam sebagai “nitrous or salino-sulforus spiris“.
Selanjutnya revolusi industri di Eropa yang dimulai sekitar awal abad ke 18 memaksa penggunaan bahan bakar batubara dan minyak sebagai sember utama energi untuk mesin-mesin. Sebagai akibatnya, tingkat emisi precursor (faktor penyebab) dari hujan asam yakni gas-gas SO2, Nox dan HCl meningkat. Padahal biasanya precussor ini hanya berasal dari gas-gas gunung berapi dan kebakaran hutan.
Istilah hujan asam pertama kali digunakan oleh Robert Angus Smith pada tahun 1872 pada saat menguraikan keadaan di Menchester, sebuah daerah industri di Inggris bagian utara. Smith menjelaskan fenomena hujan asam pada bukunya yang berjudul “Air and Rain: The Beginnings of Chemical Technology“.
Masalah hujan asam dalam skala yang cukup besar pertama terjadi pada tahun 1960-an ketika sebuah danau di Skandinavia meningkat keasamannya hingga mengakibatkan berkurangnya populasi ikan. Hal tersebut juga terjadi di Amerika Utara, pada masa itu pula banyak hutan-hutan di bagian Eropa dan Amerika yang rusak. Sejak saat itulah dimulai berbagai usaha penaggulangannya, baik melalui bidang ilmu pengetahuan, teknis maupun politik.
Pada tahun 1970 US mulai mengontrol emisi SO2 dan Nox dengan peraturan pemerintah Clean Air Act. Peraturan ini menentukan standar polutan dari kendaraan bermotor dan industri. Pada tahun 1990 Congress menyetujui amandemen untuk lebih memperketat kontrol emisi yang menyebabkan hujan asam. Amandemen tersebut tercatat mempu mengurangi pengeluaran SO2 dari 23,5 juta ton menjadi sekitar 16 juta ton. US juga merencanakan untuk mengurangi emisi Nox hingga 5 juta ton pada tahun 2010.
acid rain process
Proses deposisi asam melalui air hujan

Pembentukan Asam di Atmosfer

Deposisi asam terjadi apabila asam sulfat, asam nitrat, atau asam klorida yang ada do atmosfer baik sebagai gas maupun cair terdeposisikan ke tanah, sungai, danau, hutan, lahan pertanian, atau bangunan melalui tetes hujan, kabut, embun, salju, atau butiran-butiran cairan (aerosol), ataupun jatuh bersama angin.
Asam-asam tersebut berasal dari prekursor hujan asam dari kegiatan manusia (anthropogenic) seperti emisi pembakaran batubara dan minyak bumi, serta emisi dari kendaraan bermotor. Kegiatan alam seperti letusan gunung berapi juga dapat menjadi salah satu penyebab deposisi asam. Reaksi pembentukan asam di atmosfer dari prekursor hujan asamnya melalui reaksi katalitis dan photokimia. Reaksi-reaksi yang terjadi cukup banyak dan kompleks, namun dapat dituliskan secara sederhana seperti dibawah ini.

Pembentukan Asam Sulfat (H2SO4)

Gas SO2, bersama dengan radikal hidroksil dan oksigen melalui reaksi photokatalitik di atmosfer, akan membentuk asamnya.
SO2 + OH -> HSO3
HSO3 + O2 -> HO2 + SO3
SO3 + H2O -> H2SO4
Selanjutnya apabila diudara terdapat Nitrogen monoksida (NO) maka radikan hidroperoksil (HO2) yang terjadi pada salah satu reaksi diatas akan bereaksi kembali seperti:
NO + HO2 -> NO2 + OH
Pada reaksi ini radikal hidroksil akan terbentuk kembali, jadi selama ada NO diudara, maka reaksi radikal hidroksil akan terbantuk kembali, jadi semakin banyak SO2, maka akan semakin banyak pula asam sulfat yang terbentuk.

Pembentukan Asam Nitrat (HNO3)

Pada siang hari, terjadi reaksi photokatalitik antara gas Nitrogen dioksida denan radikal hidroksil.
NO2 + OH -> HNO3
Sedangkan pada malam hari terjadi reaksi antara Nitrogen dioksida dengan ozon
NO2 + O3 -> NO3 + O2
NO2 + NO3 -> N2O5
N2O5 + H2O -> HNO3
Didaerah peternakan dan pertanian akan concong menghasilkan asam pada tanahnya mengingat kotoran hewan banyak mengandung NH3 dan tanah pertanian mengandung urea. Amoniak di tanah semula akan menetralkan asam, namun garam-garam ammonia yang terbentuk akan teroksidasi menjadi asam nitrat dan asam sulfat. Disisi lain amoniak yang menguap ke udara dengan uap air akan membentuk ammonia hingga memungkinkan penetralan asam yang ada di udara.

Pembentukan Asam Chlorida (HCl)

Asam klorida biasanya terbentuk di lapisan stratosfer, dimana reaksinya melibatkan Chloroflorocarbon (CFC) dan radikal oksigen O*
CFC + hv(UV) -> Cl* + produk
CFC + O* -> ClO + produk
O* + ClO -> Cl* + O2
Cl + CH4 -> HCl + CH3
Reaksi diatas merupaka bagian dari rangkaian reaksi yang menyebabkan deplesi lapisan ozon di stratosfer. Perbandingan ketiga asam tersebut dalam hujan asam biasanya berkisar antara 62 persen oleh Asam Sulfat, 32 persen Asam Nitrat dan 6 persen Asam Chlorida.
Pulau Jawa memiliki tingkat emisi penyebab hujan asam tertinggi di Indonesia, terutama disebabkan oleh sebagian besar kegiatan perekonomian yang terpusat di pulau ini. Pada tahun 1989, tingkat precursor SOx di Indonesia mencapat 157.000 ton per tahun, sedangkan NOx mencapai 175.000 ton per tahun. Kota Surabaya pada tahun 2000 tercatat mengemisikan 0,26 ton SO2 dan 66,4 ton NOx ke udara dari berbagai sumber pencemar.
Sumber:
Acid Rain. Hart, John. Microsoft® Student 2009. Redmond, WA: Microsoft Corporation, 2008.
Isu Lingkungan Global.” Musfil A.S. Diktat PLI. Surabaya: Teknik Kimia ITS, 2008

Pemanasan global

wwd_world2   Apa itu Pemanasan Global ( Global Warming )?
Mungkin anda pernah membayangkan berada di dalam mobil yang tertutup rapat pada siang hari. Sinar matahari dengan leluasa dapat memasuki ruangan mobil melalui kaca mobil, sehingga menyebabkan udara di dalam mobil menjadi lebih panas.  Udara di dalam mobil menghangat, karena panas sinar matahari yang masuk tidak dapat leluasa keluar. Sehingga panas tersebut terperangkap di dalam mobil.
Demikian halnya dengan pemanasan global. Matahari memancarkan radiasinya ke bumi menembus lapisan atmosfer bumi.  Radiasi tersebut akan dipantulkan kembali ke angkasa, namun sebagian gelombang tersebut diserap oleh gas rumah kaca, yaitu CO2, CH4, N2O, HFCs dan SF4 yang berada di atmosfer. Sebagai akibatnya gelombang tersebut terperangkap di dalam atmosfer bumi. Peristiwa ini terjadi berulang-ulang, sehingga menyebabkan suhu rata-rata di permukaan bumi meningkat.  Peristiwa inilah yang sering disebut dengan pemanasan global.
Apakah Penyebab Pemanasan Global?
Pemanasan global merupakan fenomena global yang disebabkan oleh aktivitas manusia di seluruh dunia, pertambahan populasi penduduk, serta pertumbuhan teknologi dan industri. Oleh karena itu peristiwa ini berdampak global. Beberapa aktivitas manusia yang menyebabkan terjadinya pemanasan global terdiri dari:
Konsumsi energi bahan bakar fosil.  Sektor industri merupakan penyumbang emisi karbon terbesar, sedangkan sektor transportasi menempati posisi kedua. Menurut Departemen Energi dan Sumberdaya Mineral (2003), konsumsi energi bahan bakar fosil memakan sebanyak 70% dari total konsumsi energi, sedangkan listrik menempati posisi kedua dengan memakan 10% dari total konsumsi energi. Dari sektor ini, Indonesia mengemisikan gas rumah kaca sebesar 24,84% dari total emisi gas rumah kaca.
Indonesia termasuk negara pengkonsumsi energi terbesar di Asia setelah Cina, Jepang, India dan Korea Selatan. Konsumsi energi yang besar ini diperoleh karena banyaknya penduduk yang menggunakan bahan bakar fosil sebagai sumber energinya, walaupun dalam perhitungan penggunaan energi per orang di negara berkembang, tidak sebesar penggunaan energi per orang di negara maju. Menurut Prof. Emil Salim, USA mengemisikan 20 ton CO2/orang per tahun dengan jumlah penduduk 1,1 milyar penduduk, Cina mengemisikan  3 ton CO2/orang per tahun dengan jumlah 1,3 milyar penduduk, sementara India mengemisikan 1,2 ton CO2/orang dengan jumlah 1 milyar penduduk.
Dengan demikian, banyaknya gas rumah kaca yang dibuang ke atmosfer dari sektor ini berkaitan dengan gaya hidup dan jumlah penduduk. USA merupakan negara dengan penduduk yang mempunyai gaya hidup sangat boros, dalam mengkonsumsi energi yang berasal dari bahan bakar fosil, berbeda dengan negara berkembang yang mengemisikan sejumlah gas rumah kaca, karena akumulasi banyaknya penduduk.
Sampah. Sampah menghasilkan gas metana (CH4). Diperkirakan 1 ton sampah padat menghasilkan 50 kg gas metana. Sampah merupakan masalah besar yang dihadapi kota-kota di Indonesia. Menurut Kementerian Negara Lingkungan Hidup pada tahun 1995 rata-rata orang di perkotaan di Indonesia menghasilkan sampah sebanyak 0,8 kg/hari dan pada tahun 2000 terus meningkat menjadi 1 kg/hari. Dilain pihak jumlah penduduk terus meningkat sehingga, diperkirakan, pada tahun 2020 sampah yang dihasilkan mencapai 500 juta kg/hari atau 190 ribu ton/tahun. Dengan jumlah ini maka sampah akan mengemisikan gas metana sebesar 9500 ton/tahun. Dengan demikian, sampah di perkotaan merupakan sektor yang sangat potensial, mempercepat proses terjadinya pemanasan global.
Kerusakan hutan. Salah satu fungsi tumbuhan yaitu menyerap karbondioksida (CO2), yang merupakan salah satu dari gas rumah kaca, dan mengubahnya menjadi oksigen (O2).  Saat ini di Indonesia diketahui telah terjadi kerusakan hutan yang cukup parah.  Laju kerusakan hutan di Indonesia, menurut data dari Forest Watch Indonesia (2001), sekitar 2,2 juta/tahun. Kerusakan hutan tersebut disebabkan oleh kebakaran hutan, perubahan tata guna lahan, antara lain perubahan hutan menjadi perkebunan dengan tanaman tunggal secara besar-besaran, misalnya perkebunan kelapa sawit, serta kerusakan-kerusakan yang ditimbulkan oleh pemegang Hak Pengusahaan Hutan (HPH) dan Hutan Tanaman Industri (HTI). Dengan kerusakan seperti tersebut diatas, tentu saja proses penyerapan karbondioksida tidak dapat optimal.  Hal ini akan mempercepat terjadinya pemanasan global.
Menurut data dari Yayasan Pelangi, pada tahun 1990, emisi gas CO2 yang dilepaskan oleh sektor kehutanan, termasuk perubahan tata guna lahan, mencapai 64 %  dari total emisi CO2 Indonesia yang mencapai 748,61 kiloTon. Pada tahun 1994 terjadi peningkatan emisi karbon menjadi 74%.
Pertanian dan peternakan.  Sektor ini memberikan kontribusi terhadap peningkatan emisi gas rumah kaca melalui sawah-sawah yang tergenang yang menghasilkan gas metana, pemanfaatan pupuk serta praktek pertanian, pembakaran sisa-sisa tanaman, dan pembusukan sisa-sisa pertanian, serta pembusukan kotoran ternak. Dari sektor ini gas rumah kaca yang dihasilkan yaitu gas metana (CH4) dan gas dinitro oksida (N20).  Di Indonesia, sektor pertanian dan peternakan menyumbang emisi gas rumah kaca sebesar 8.05 % dari total gas rumah kaca yang diemisikan ke atmosfer.
Dampak Pemanasan Global
Sebagai sebuah fenomena global, dampak pemanasan global dirasakan oleh seluruh umat manusia di dunia, termasuk Indonesia. Posisi Indonesia sebagai negara kepulauan, menempatkan Indonesia dalam kondisi yang rentan menghadapi terjadinya pemanasan global. Sebagai akibat terjadinya pemanasan global, Indonesia akan menghadapi peristiwa :
Pertama, Kenaikan temperatur global, menyebabkan mencairnya es di kutub utara dan selatan, sehingga mengakibatkan terjadinya pemuaian massa air laut, dan kenaikan permukaan air laut.  Hal ini akan menurunkan produksi tambak ikan dan udang, serta terjadinya pemutihan terumbu karang (coral bleaching), dan punahnya berbagai jenis ikan. Selain itu, naiknya permukaan air laut akan mengakibatkan pulau-pulau kecil dan daerah landai di Indonesia akan hilang.  Ancaman lain yang dihadapi masyarakat yaitu memburuknya kualitas air tanah, sebagai akibat dari masuknya atau merembesnya air laut, serta infrastruktur perkotaan yang mengalami kerusakan, sebagai akibat tergenang oleh air laut.
Kedua, Pergeseran musim sebagai akibat dari adanya perubahan pola curah hujan.  Perubahan iklim mengakibatkan intensitas hujan yang tinggi pada periode yang singkat serta musim kemarau yang panjang. Di beberapa tempat terjadi peningkatan curah hujan sehingga meningkatkan peluang terjadinya banjir dan tanah longsor, sementara di tempat lain terjadi penurunan curah hujan yang berpotensi menimbulkan kekeringan. Sebagian besar Daerah Aliran Sungai (DAS) akan terjadi perbedaan tingkat air pasang dan surut yang makin tajam.  Hal ini mengakibatkan meningkatnya kekerapan terjadinya banjir atau kekeringan.  Kondisi ini akan semakin parah apabila daya tampung badan sungai atau waduk tidak terpelihara akibat erosi.
Kedua peristiwa tersebut akan menimbulkan dampak pada beberapa sektor, yaitu :
Kehutanan.  Terjadinya pergantian beberapa spesies flora dan fauna. Kenaikan suhu akan menjadi faktor penyeleksi alam, dimana spesies yang mampu beradaptasi akan bertahan dan, bahkan kemungkinan akan berkembang biak dengan pesat. Sedangkan spesies yang tidak mampu beradaptasi, akan mengalami kepunahan. Adanya kebakaran hutan yang terjadi merupakan akibat dari peningkatan suhu di sekitar hutan, sehingga menyebabkan rumput-rumput dan ranting yang mengering mudah terbakar. Selain itu, kebakaran hutan menyebabkan punahnya berbagai keanekaragaman hayati.
Perikanan. Peningkatan suhu air laut mengakibatkan terjadinya pemutihan terumbu karang, dan selanjutnya matinya terumbu karang, sebagai habitat bagi berbagai jenis ikan. Suhu air laut yang meningkat juga memicu terjadinya migrasi ikan yang sensitif terhadap perubahan suhu secara besar-besaran menuju ke daerah yang lebih dingin.  Peristiwa matinya terumbu karang dan migrasi ikan, secara ekonomis, merugikan nelayan karena menurunkan hasil tangkapan mereka.
Pertanian. Pada umumnya, semua bentuk sistem pertanian sensitif terhadap perubahan iklim. Perubahan iklim berakibat pada pergeseran musim dan perubahan pola curah hujan. Hal tersebut berdampak pada pola pertanian, misalnya keterlambatan musim tanam atau panen, kegagalan penanaman, atau panen karena banjir, tanah longsor dan kekeringan. Sehingga akan terjadi penurunan produksi pangan di Indonesia. Singkatnya, perubahan iklim akan mempengaruhi ketahanan pangan nasional.
Kesehatan.  Dampak pemanasan global pada sektor ini yaitu meningkatkan frekuensi penyakit tropis, misalnya penyakit yang ditularkan oleh nyamuk (malaria dan demam berdarah), mewabahnya diare, penyakit kencing tikus atau leptospirasis dan penyakit kulit.  Kenaikan suhu udara akan menyebabkan masa inkubasi nyamuk semakin pendek sehingga nyamuk makin cepat untuk berkembangbiak. Bencana banjir yang melanda akan menyebabkan terkontaminasinya persediaan air bersih sehingga menimbulkan wabah penyakit diare dan penyakit leptospirosis pada masa pasca banjir. Sementara itu, kemarau panjang akan mengakibatkan krisis air bersih sehingga berdampak timbulnya penyakit diare dan penyakit kulit.  Penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) juga menjadi ancaman seiring dengan terjadinya kebakaran hutan.
Selain dampak diatas, tercatat beberapa kejadian luar biasa yang mengindikasikan terjadinya pemanasan global, yaitu :
  1. Tahun 2005 merupakan tahun terpanas.  NASA melaporkan bahwa temperatur rata-rata global telah meningkat 0,060 C.
  2. Pencairan Artik terbesar terjadi di tahun 2005.  Hasil foto salah satu satelit   menunjukkan area yang tertutup es permanen merupakan area tersempit pada akhir musim panas tahun 2005.
  3. Tahun 2005 merupakan tahun dengan air di Karibia terpanas, lebih lama dari yang pernah terjadi dan menyebabkan terjadinya pemutihan karang (coral bleaching) besar-besaran di sepanjang wilayah mulai dari Karibia hingga Florida Keys, Amerika Serikat.
  4. Tahun 2005 tercatat sebagai tahun dengan nama badai terbanyak.  Terdapat 26 nama badai yang melampaui daftar nama resmi. Pada tahun ini juga terdapat sekitar 14 badai, yang disebut sebagai badai hebat (hurricane), karena memiliki kecepatan angin melebihi 119 km/jam.  Rekor tahun sebelumnya hanya 12 badai dalam setahun.  Tahun 2005 juga merupakan tahun dengan kategori 5 badai terbanyak dengan kecepatan angin 249 km/jam. Tahun 2005 merupakan tahun yang mengalami kerugian termahal akibat badai.
  5. Tahun 2005 merupakan tahun terkering yang pernah terjadi sejak beberapa dekade lalu di Amazon, Amerika Selatan. Dan Amerika bagian barat menderita akibat kekeringan yang panjang.
Sumber informasi :
Bumi Makin Panas (booklet).  2004.  Diterbitkan oleh Kementerian Negara Lingkungan Hidup, JICA dan Yayasan Pelangi.
Indonesia dan Perubahan Iklim (booklet). Program Iklim dan Energi, WWF-Indonesia. www.wwf.or.id/climate
Climate Change Scenarios for Indonesia (leaflet). 1999.  Diterbitkan oleh Climatic Research Unit (CRU), UEA, UK dan WWF.
Perilaku Ramah Lingkungan. 2007.  Website WWF Indonesia : www.wwf.or.id

LRB(Lubang Resapan Biopori)

LRB(Lubang Resapan Biopori)...

Biopori adalah lubang kecil pda tanah,,yang diakibatkan oleh aktivitas organisme di dalam nya seperti cacing,,akar-akar tanaman,rayap dan fauna tanah lainnya.
 LRB adalah lubang yang dengan diameter 10 sampai 30 cm dengan panjang 30 sampai 100 cm yang ditutupi sampah organik yang berfungsi untuk menjebak air yang mengalir di sekitarnya sehingga dapat menjadi sumber cadangan air bagi air bawah tanah, tumbuhan di sekitarnya serta dapat juga membantu pelapukan sampah organik menjadi kompos yang bisa dipakai untuk pupuk tumbuh-tumbuhan.jarak antara LRB adalah 50-100 cm.




Tujuan / Fungsi / Manfaat / Peranan Lubang Resapan Biopori / LRB :
1. Memaksimalkan air yang meresap ke dalam tanah sehingga menambah air tanah.
2. Membuat kompos alami dari sampah organik daripada dibakar.
3. Mengurangi genangan air yang menimbulkan penyakit.
4. Mengurangi air hujan yang dibuang percuma ke laut.
5. Mengurangi resiko banjir di musim hujan.
6. Maksimalisasi peran dan aktivitas flora dan fauna tanah.
7. Mencegah terjadinya erosi tanah dan bencana tanah longsor.

Tempat yang dapat dibuat / dipasang lubang biopori resapan air :
1. Pada alas saluran air hujan di sekitar rumah, kantor, sekolah, dsb.
2. Di sekeliling pohon.
3. Pada tanah kosong antar tanaman / batas tanaman.

Cara Pembuatan Lubang Biopori Resapan Air :
1. Membuat lubang silindris di tanah dengan diameter 10-30 cm dan kedalaman 30-100 cm serta jarak antar lubang 50-100 cm.
2. Mulut lubang dapat dikuatkan dengan semen setebal 2 cm dan lebar 2-3 centimeter serta diberikan pengaman agar tidak ada anak kecil atau orang yang terperosok.
3. Lubang diisi dengan sampah organik seperti daun, sampah dapur, ranting pohon, sampah makanan dapur non kimia, dsb. Sampah dalam lubang akan menyusut sehingga perlu diisi kembali dan di akhir musim kemarau dapat dikuras sebagai pupuk kompos alami.
4. Jumlah lubang biopori yang ada sebaiknya dihitung berdasarkan besar kecil hujan, laju resapan air dan wilayah yang tidak meresap air dengan rumus = intensitas hujan (mm/jam) x luas bidang kedap air (meter persegi) / laju resapan air perlubang (liter / jam).



Sumber informasi lubang air biopori tambahan : biopori.com
Selamat mencoba membuat lubang resapan biopori / LRB untuk ikut serta dalam melestarikan kondisi alam sekitar kita.